Kamu bisa mendapat hasil lebih banyak dengan rayuan dan ancaman daripada hanya dengan rayuan
Kamu belajar dari pengalaman orang lain.
Itu lebih baik daripada belajar dari pengalaman kamu sendiri.
Karena biayanya sering besar sekali dan karena kesempatan bagus jarang datang 2 kali.
Kalau kesempatan bagus sering datang, itu bukan kesempatan bagus namanya.
Carilah tempat didalam sistem dimana kamu berada dalam posisi mengelola oranglain.
Dan pertahankan bila sudah dapat.
Dengan segala macam cara.
Kalau gak bisa pake cara bersih, cara kotor itu wajib.
Mukamu harus lebih tebal daripada wajan martabak.
Kamu akan tau, kulit muka kamu lebih murah daripada kulit ayam dipasar.
Kamu harus “tegaan”. Tegas tanpa ampun.
Lakukan apa yang perlu dikerjakan.
Jika kamu berpikir dan bertindak hanya demi keuntunganmu sendiri,
kamu akan berhasil dalam dunia ini.
- Diri Sendiri
- lingkaran
- memilih mentor - Orang Lain
- Waktu
- Uang
- Kutipan
bersambung





Gertakan ancaman kadang diperlukan,lemah lembut rayuan juga di perlukan,Sistem – Proses kadang bermanfaat,Gaya Cowboy langsung eksekusi tak ada salahnya di pergunakan.
Jadi Kesimpulannya : Musti Seimbang Kapan Berlaku Keras Kapan Berlaku Lembut.
Yin dan yang
Salam Kenal
Yups Setuju Mas
salam kenal kang kardi dan mas latip,
saya dalam prakteknya hanya melakukan manajemen Qalbu saja..
mungkin gak cocok di bisnis makelar properti yak…