Oleh heru123

Kamu bisa mendapat hasil lebih banyak dengan rayuan dan ancaman daripada hanya dengan rayuan

Kamu belajar dari pengalaman orang lain.
Itu lebih baik daripada belajar dari pengalaman kamu sendiri.
Karena biayanya sering besar sekali dan karena kesempatan bagus jarang datang 2 kali.
Kalau kesempatan bagus sering datang, itu bukan kesempatan bagus namanya.

Carilah tempat didalam sistem dimana kamu berada dalam posisi mengelola oranglain.
Dan pertahankan bila sudah dapat.
Dengan segala macam cara.
Kalau gak bisa pake cara bersih, cara kotor itu wajib.

Mukamu harus lebih tebal daripada wajan martabak.
Kamu akan tau, kulit muka kamu lebih murah daripada kulit ayam dipasar.

Kamu harus “tegaan”. Tegas tanpa ampun.
Lakukan apa yang perlu dikerjakan.
Jika kamu berpikir dan bertindak hanya demi keuntunganmu sendiri,
kamu akan berhasil dalam dunia ini.

  1. Diri Sendiri
    - lingkaran
    - memilih mentor
  2. Orang Lain
  3. Waktu
  4. Uang
  5. Kutipan

bersambung


3 Tanggapan ke “Manajemen”


  1. Mei 4, 2008 pada 7:40 pm

    Gertakan ancaman kadang diperlukan,lemah lembut rayuan juga di perlukan,Sistem – Proses kadang bermanfaat,Gaya Cowboy langsung eksekusi tak ada salahnya di pergunakan.
    Jadi Kesimpulannya : Musti Seimbang Kapan Berlaku Keras Kapan Berlaku Lembut.
    Yin dan yang
    Salam Kenal

  2. Mei 5, 2008 pada 12:02 pm

    salam kenal kang kardi dan mas latip,

    saya dalam prakteknya hanya melakukan manajemen Qalbu saja.. :-D
    mungkin gak cocok di bisnis makelar properti yak…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Tangan Di Atas

Kategori

Blog Stats

  • 34,645 hits

RSS Media Konsumen

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.