25
Nov
07

Apartemen sarana investasi

Hal dasar sebelum membeli apartement :

  • Status kepemilikan
  • Fasilitas
  • Property Management

Pilih lokasi menurut tempat berkumpulnya ekspatriat yang menjadi pasarnya. Bangsa Eropa dan Amerika umumnya memiliki anggaran untuk hunian lebih banyak dibanding orang asia, kecuali jepang. Ini untuk level jabatan yang sama.

Diantara bule yang paling ok adalah Inggris dan amerika.
Orang asia yang paling minim anggarannya adalah India dan RRC.

Sebaiknya jangan apartemen mewah, karena pasarnya lebih sempit. Service charge tinggi, bila sulit mendapat penyewa (karena pasar yang sempit) service charge tetap harus dibayar kan… Bisa jutaan perbulannya

Pilih yang stoknya terbatas atau tingkat huniannya 70-9o%. Katanya di Mega kuningan dan Sudirman Senayan yang begitu.

Yang dekat ke pusat bisnis, sekolah international, rumah sakit dan Mall terkenal.

Seperti biasa, beli yang sudah jadi. Bisa dilihat kualitasnya. Keculai kalau mau spekulasi. Kita perhatikan siapa developernya.

Pilih yang minimal 2 kamar tidur. Kalau 1 kamar nanti saingan dengan hotel…

Pilih diatas lantai 9, makin tidak bising, pemandangan makin bagus dan nyamuk gak kuat terbang kesana

Pilih yang tidak menghadap gedung lain.

Fasilitas yang seharusnya ada (ada tambahan biaya) :

  • Kolam renang,
    indoor/outdoor, berapa banyak, berapa luas.
  • Lapangan Tenis
    indoor/outdoor, berapa banyak
  • Fitness area
  • Parkir
    berapa jatahh yang diberi
  • Lift
    jumlah, kapasitas
  • Restaurant/cafe
  • Sistem cadangan listrik, air
  • TV Kabel
  • JaringanInternet
  • Jaringan Telepon

Reputasi developer juga pengelola. Reputasi Pengelola penting karena berhubungan masalah usia pakai fasilitas, keamanan dan jaringan pemasarannya.

Lihat juga :

- Satpam 24 jam

- tips membeli rumah seken


1 Tanggapan ke “Apartemen sarana investasi”


  1. Juli 31, 2008 pukul 11:38 am

    Jadi 2 kamar lebih bagus dibandingkan 1 kamar.


Tinggalkan Balasan




Tangan Di Atas

Blog Stats

  • 29,573 hits

RSS Media Konsumen

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.